Curug Lawe - Air Terjun Exotis dari Temanggung

Posted by Fery dwi h 1 komentar

Air tejun merupakan suatu tempat wisata yang paling banyak terdapat di Jawa Tengah. Tetapi jangan salah dengan wisat air terjun yang satu ini. Curug lawe, curug lawe berada di Desa Muncar, Kecamatan Gemawang, kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Curug lawe merupakan salah satu air terjun yang ada di kaki gunung ungaran, konon air terjun ini bisa dinamakan curug lawe karena jatuhnya air dari air terjun ini menjuntal mengesankan untaian benang, kalau dalam bahasa jawa biasanya menyebutnya lawe yang berarti sangat halus dan berwarna putih. Kata Lawe dalam bahasa Jawa memang berarti benang yang sangat halus. Curug lawe berbeda dari kebanyakan curug yang dijadikan objek wisata, disini kita akan disajikan oleh suasana alam khas yang masih sangat alami sehingga belum terlalu terganggu dengan aktivitas dan sampah yang sering kita jumpai di kota. Lokasinya curug lawe memang berada cukup jauh dari pusat kota Temanggung tepatnya berada di Dusun Muncar Lor, Desa Muncar, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung, Propinsi Jawa Tengah.


Dikawasan ini, teman-teman juga bisa menikmati wisata belanja sayuran dan buah-buahan, terutama pisang dengan harga sangat murah, karena langsung dibeli dari petani yang ada di ladang atau disawah mereka. Jika anda malu untuk membelinya dari petani atau mungkin kesulitan mencari petani yang sedang berada di ladang atau sawahnya anda bisa membelinya di Pasar Muncar dengan harga yang relatif murah juga, karena memang di daerah muncar ini terkenal akan pertaniannya yang subur dan hasil buah-buahan yang baik.

Disekitar objek wisata curug lawe sebenarnya juga terdapat buah khas dari gemawang gemawang, apa itu,,?
orang di sekitar sana biasamenyebutnya cendul atau kalau orang temanggung kota biasa menyebutnya dengan sebutan buah kepel, saya tidak tahu kalau dalam bahasa indonesia kepel itu disebut buah apa tetapi ditempat saya orang-orang sering menyebutnya cendul atau kepel yang memang jika kita teliti di pasar lain masih jarang dijumpai di daerah lain. Jika sedang musimnya, wisatawan bisa memetik buah kepel dari pohonya secara gratis. Buah ini sangat menyegarkan, sehingga bisa menghapus dahaga para pengunjung. Maklum karena memang untuk menuju curug lawe pengunjung yang membawa kendaraan pribadi seperti mobil/sepeda motor harus menitipkan kendaraanya di rumah-rumah penduduk setempat, karena para pengunjung harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak menuju lokasi.

Tetapi menurut saya justru inilah yang paling menarik dari wisata ini, karena di derah kota kita tidak mungkin bisa berjalan melewati pematang sawah, melewati ladang, jauh dari kesan polusi kendaraan bermotor atau asap pabrik. Dan yang lebih penting lagi udara disini sangat sejuk tanpa anda harus menggunakan ac karena disini sudah tersedia ac alami, yaitu dari tumbuh-tumbuhan di sekitar. Pantas jika pengunjung sudah sampai di lokasi curug lawe lebih suka berlama-lama dan enggan untuk kembali.

Dari lokasi parkir anda harus berjalan cukup jauh, kira-kira 1.5 jam untuk mencapai Curug Lawe. fantastik bukan,? mungkin inilah alasan utama pengunjung lebih suka berlama-lama di curug dan enggan untuk kembali. Tapi jangan khawatir karena setelah ditengah perjalanan anda akan disuguhi dengan pesona alam yang begitu memikat dan segala rasa capek anda akan terobati dengan segarnya air dari curug lawe ini. Seperti akan dibawa seolah-olah seperti menemukan oase yang sangat indah.

Saat anda memasuki pos pembayaran tiket sebaiknya anda membeli makanan atau minuman untuk menemani perjalan anda, jangan sampai tidak membawa bekal karena perjalanan yang akan anda lalui lumayan melelahkan. Cukup membawa air mineral 1 botol dan makanan ringan itu saja sudah cukup, karena mungkin anda akan lupa untuk memakan bekal anda karena terpesona oleh keindahan alam sekitar. Trek awal menuju curug adalah parit irigasi yang cukup panjang. Jalannya kecil dan licin, jadi hati-hati kalau lewat sini. Apalagi kalau melihat aliran deras air paritnya bisa pusing kepala jadi kita sarankan untuk berhati-hati. Objek wisata ini sangat cocok bagi pengunjung yang menyukai wisata bertema petualangan. Karena disinilah kita akan merasakan asiknya petualangan selama kurang lebih 1 setengah jam dan tentunya akan membuat anda ingin kembali lagi ke tempat ini. Tidak jauh dari Curug Lawe juga terdapat mata air panas yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit kulit dan tulang, karena airnya mengandung belerang.

Akses Menuju Tempat Wisata Curug Lawe

Barjarak 26 kilo arah utara Kota Temanggung atau 1 jam perjalanan lewat jalur Parakan-Ngadirejo. Kondisi jalan menuju kesana sudah beraspal hingga desa. atau anda juga bisa melewati jalan tembus dengan anda mengambil arah ke parakan, setelah ketemu desa ngimbrang anda ambil kanan dan anda akan sampai ke pasar kedu. Dari pasar Kedu anda tinggal lurus saja dan mengikuti jalan utama kedu - Jumo, setelah melewati jembatan anda ambil kiri dan hanya dalam waktu beberapa menit saja anda sudah sampai di tempat tujuan.

Lihat juga Monumen Meteorit – Wisata Pendidikan Yang Unik di Temanggung


Whaoow di Temanggung ditemukan candi yang lebih besar dari Borobudur Misteri Situs Liyangan - Temanggung

HISTORI CURUG TROCOH DAN KISAH PANGERAN SURODIPO PANGLIMA PERANG JEND. SUDIRMAN


sumber : http://www.wisatapanorama.com

Keranjang Tembakau Temanggung Harga Paling Murah

Artikel Terkait
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Curug Lawe - Air Terjun Exotis dari Temanggung
Ditulis oleh Fery dwi h
Tolong di share ke teman-teman ya,, artikel rating 5 dari 5.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://tani-temanggung.blogspot.com/2014/07/curug-lawe-air-terjun-exotis-dari.html. Terima kasih sudah singgah dan membaca artikel ini.

1 komentar:

Jelajah Wisata Nusantara said...

siiip gan mampir ke blog ane juga gan

Post a Comment

Template by Cara Membuat Email | Copyright of DINAMIKA HIDUP.