DITEMUKAN LAGI KERAMIK DARI DINASTI TANG DI SITUS LIYANGAN TEMANGGUNG

Posted by Fery dwi h 0 komentar

Temanggung, Temuan puluhan benda keramik di Situs Liyangan, Desa Purbosari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah berasal dari Tiongkok masa Dinasti Tang, kata peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional, Yusmaini Eriawati.

Yusmaini di Temanggung, Senin, mengatakan, dari sejumlah benda keramik berupa guci, teko, dan mangkuk yang telah dianalisa semuanya berasal dari Dinasti Tang pada abad IX-X masehi atau pada masa kerajaan Mataram Kuno.

"Kami belum tahu fungsinya secara pasti karena harus dikaitkan dengan fungsi situs, namun diperkirakan berkaitan dengan ritual pemujaan," katanya.



Menurut dia, keramik temuan tersebut sebagian besar berasal dari Guangdong, selain itu dari Changsha dan Xian. Waktu itu keramik dari daerah tersebut paling populer dan diperdagangkan hingga luar daerah.

Keramik dari Guangdong berkualitas menengah dan diproduksi secara massal, katanya, sedangkan keramik asal Changsha dan Xian pembuatannya dalam kontrol pemerintah sehingga termasuk barang-barang berkualitas.

Ia mengatakan, adanya temuan keramik asal Changsha dan Xian mengindikasikan dahulu Situs Liyangan bukan sembarang atau dikontrol pemerintah, yang pada abad IX-X masehi dalam kekuasaan Mataram kuno. Situs Liyangan semasa dengan Prambanan dan Borobudur.


"Benda-benda keramik itu bisa milik raja, bangsawan atau anggota keluarganya, yang pasti dalam kontrol pemerintah. Di sini yang penting temuan keramik adalah dalam kontrol penguasa," katanya.

Pameran dilakukan untuk memperkenalkan benda-benda temuan dari hasil eskavasi situs ini kepada masyarakat umum. Diantaranya menyajikan temuan berupa bebatuan, arca, pedang, keramik dan berbagai temuan artefak lainnya. Selain menggelar pameran hasil temuan, dibuka pula kawasan situs yang berada di Lereng Gunung Sindoro ini untuk pengunjung.

Bupati Temanggung Hasyim Afandi mengatakan, artefak atau benda-benda kuno yang ditemukan di Situs Liyangan mempunyai sejarah yang tinggi, sehingga wajib bagi masyarakat sekitar untuk mengetahui lebih detil, sehingga sejarah yang terkandung dalam benda sejarah tersebut bisa di mengerti.

"Pameran ini sudah sangat bagus sekali, namun harus disertai dengan penggalian tetang sejarah Liyangan yang lebih teliti lagi sehingga sejarah Liyangan yang sebenar-benarnya bisa diketahui oleh seluruh masyarakat," katanya.

Ditambahkannya, penggalian, penelitian dan penataaan situs Liyangang harus terus dilakukan. Selain itu rekontruksi dari hasil temuan juga harus dilakukan dengan melihat langsung ke lapangan. Diharapkannya, Situs Liyangan ini terus di kembangkan akan menjadi sebuah temuan yang sangat luar biasa, sebab dari informasi yang di sampaikan oleh Balai Arkeologi Yogyakarta, situs ini merupakan situs yang sangat komplek dan unik.

"Saya berharap pada pemerintahan yang akan datang bisa meneruskan penggalian situs Liyangan, sehingga semuanya bisa terbuka dan bisa menjadi salah satu daya tarik wisata di Temanggung," harapnya.


Kepala Dinas Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Subekti Prijono menambahkan, pameran ini dilakukan spontan oleh masyarakat yang sangat peduli dengan keberadaan situs Liyangan.

"Kami ingin dengan masyarakat ikut merawat, meneliti, memiliki dan menjaga peninggalan sejarah yang ada dengan melestarikan benda-benda kuno yang sudah berhasil dibuka dan ditemukan oleh tim ekskavasi," ujarnya.

Kepala Desa Purbosari Sofiudin Ansori menuturkan pameran artefak Situs liyangan, diharapkan bisa menambah pengetahuan masyarakat tentang sejarah yang terdapat di Situs Liyangan. Menurutnya, nenek moyang di Desa Purbosari adalah budayawan, hal tersebut di perkirakan dari barang-barang temuan yang ada di Situs Liyangan.

"Kami menginginkan, bagaimana situs bisa ditemukan utuh, sehingga sesuai dengan perkembangannya Liyangan akan menjadi lebih baik," katanya.


Pameran artefak dan benda-benda temuan ini, menjadi semangat baru bagi masyarakat Dusun Liyangan Desa Purbosari dan sekitarnya. Pameran ini diharapkan mampu menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke situs Liyangan.

"Masyarakat harus lebih mengenal situs Liyangan, kami berharap masyarakat juga bisa ikut membantu memelihara, menjaga dan melestarikan temuan ini, karena temuan yang ada di situs Liyangan ini merupakan cikal bakal sejarah Dusun Liyangan Desa Purbsari," tambah Yatno Wardoyo ketua panitia pameran tersebut.

Dalam pameran tersebut di pajang sedikitnya, 50 artefak yang di temukan di situs Liyangan Dusun Liyangan Desa Purbosari Kecamatan Ngadirejo. 50 artefak itu antara lain, guci, keramik, batu-batu candi dan beberapa benda temuan lainnya.

"Tidak semua artefak kami pamerkan, tapi ini sudah menggambarkan semua artefak yang ditemukan di situs Liyangan," tandasnya.

Kedu, hari Kamis titimongso 5 bulan Haji tahun Be ( 31 Juli 1825 ), Pangeran Diponegoro mengirimkan surat perintah kepada rakyat Kedu yang berbunyi:

Keranjang Tembakau Temanggung Harga Paling Murah

Artikel Terkait
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: DITEMUKAN LAGI KERAMIK DARI DINASTI TANG DI SITUS LIYANGAN TEMANGGUNG
Ditulis oleh Fery dwi h
Tolong di share ke teman-teman ya,, artikel rating 5 dari 5.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://tani-temanggung.blogspot.com/2014/06/ditemukan-lagi-keramik-dari-dinasti.html. Terima kasih sudah singgah dan membaca artikel ini.

0 komentar:

Post a Comment

Template by Cara Membuat Email | Copyright of DINAMIKA HIDUP.